Tampilkan postingan dengan label Jerusalem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jerusalem. Tampilkan semua postingan

Minggu, Mei 04, 2008

Umroh Plus Aqsho - jilid 7

Kota Bethlehem - Ziarah Kristiani

1. Hari kedua di Israel termasuk ziarah ke Bethlehem, kota yang sama-sama diyakini baik oleh umat Nasrani, Yahudi dan Muslim sebagai kota kelahiran Nabi Isa Al Masih atau Jesus Kristus. Di Kota ini kami mengunjungi suatu gereja tua yang diyakini sebagai lokasi tempat kelahiran sang Nabi. Gereja terbuka untuk umat berbagai agama tersebut dan tanpa merasa terganggu, kebaktian oleh umat yang biasa melakukan pada suatu gereja tetap mereka lakukan disitu.

2. Tempat kelahiran sang Nabi itu terletak di lantai terbuka yang mungkin sewaktu-waktu juga bisa ditutup dengan papan. Sementara diluar gereja diteras juga ada tangga turun kebawah tanah yang ditutup dengan terali besi, kelihatannya itu merupakan pintu ke tempat yang sekarang tidak dibuka untuk umum.

3. Untuk bangunan yang lebih baru dan rapi diluar gereja terdapat taman dan gereja baru yang tidak untuk umum apalagi kalau sedang ada kebaktian. Disitu seperti umumnya gereja Katholik terdapat patung-patung Maria dan Santo lainnya. Ada satu patung ditengah taman (ada difotoku) entahlah itu maksudnya patung siapa yang dikakinya ada tengkorak kepala kalau diperhatikan. Ada yang bisa menjelaskan maksudnya?

4. Dari Bethlehem kami kembali lagi ke Jerusalem...lihat Umroh Plus Aqsho - Jilid 8.

Click to play Umroh + Aqsho - 7
Create your own photobook - Powered by Smilebox
Make a Smilebox photobook

Umroh Plus Aqsho - jilid 6

Kisah di Israel

1. Selama di Israel kami menginap 1 malam di Jerusalem dan 1 malam di Bethlehem
Pada malam pertama menginap di Hotel Jerusalem Gate .... suasana sudah jauh berbeda dengan di Arab Saudi. Kota ini mengingatkanku pada masa kecil sekolah di SR Theresia, Jerusalem yang tidak jauh dari Bethlehem adalah tempat Jesus yang sering disebut-sebut .....

2. Kami tour dengan bis dan didampingi guide orang Palestine yang lebih suka berbahasa Inggris daripada Arab, maka karena sebagian besar rombongan termasuk tour lead suka berbahasa Arab maka jadilah si 2ny menggunakan bahasa Inggris tarzannya untuk tanya cem-macem seputar yang dilihat dan diingat tentang sejarah pernabian terkait negeri ini. Cukup banyak juga termasuk waktu melewati kota kecil Hal Hul waktu menuju Hebron, disitu ada mesjid Nabi Junus,...kalo ga salah itu kan nabi yang tetap hidup waktu dimakan ikan paus ya? Kasitau ya kalo salah! Kami tour dengan lengkap membawa barang bawaan masing-masing karena malamnya pindah hotel....belajar nomaden ....

3. Menurut sang Guide si Nidal yang ga mau disebut Abu Nidal itu (karena katanya anaknya namanya Yasser jadi dia biasa dipanggil Abu Yasser, apalagi karena Abu Nidal kan teroris hehe...sorry ya Nidal) di Hebron banyak perempuan cantik-cantik tapi orang Hebron itu kepalanya keras (kareh kapalo !)

4. Di mesjid Nabi Ibrahim kami melalui kampung Palestine yang dijaga Israel, mereka terlihat miskin, anak-anak berlarian mengiringi kami dan minta sedekah juga. Ada yang mau difoto tapi minta dollar, ...hehe emangnya seleb ! Di mesjid itu terdapat 4 makam yang besar-besar yaitu Nabi Ibrahim, Nabi Ishak anaknya, Siti Sarah istrinya yang ibunya Nabi Ishak itu, dan Jacob kayaknya yang mengiringi Maria waktu melahirkan di Bethlehem itu ya.

5. Tentara Israel itu memeriksa setiap bawaan kami, tas diaduk-aduk, tapi berbeda dengan di Arab kalo masuk mesjid di Arab yang dicari kamera dan Handphone, kalo di mesjid Ibrahim yang dicari mungkin senjata ya.... kamera ga masalah. Alhamdullilah, dalam hal ini aku kayaknya lebih suka tentara Israel daripada pulisi Arab, apalagi pulwan Arabnya...hehehe !

Silahkan lihat foto-foto berikut :

Click to play Umroh + Aqsho - 6
Create your own slideshow - Powered by Smilebox
Make a Smilebox slideshow

Sabtu, Mei 03, 2008

Umroh Plus Aqsho - jilid 5

Menuju Jerusalem via Amman
Ke Israel melalui Jordania

1. Hari Rebo pagi jam 4.00 KSA sudah menuju airport Jeddah untuk berangkat ke Amman di Jordania dengan menggunakan pesawat RJ-701. Pada hari ini selesailah ritual ibadah umroh di Arab Saudi.
Hari ini memulai perjalanan PLUSnya ke Aqsho itu. Seperti diketahui disitu ada Mesjidil Aqsho yang pahala sholatnya 500x dibandingkan dengan mesjid lain, sementara Mesjidil Harom 100.000x dan Mesjid Nabawi 1000x. Aqsho ini termasuk Kiblat pertama untuk sholat sebelum ada ketentuan arah ke Ka'abah.

2. Tidak ada masalah serius di airport Amman, kami diterima oleh guide Jordan yang akan mengantar keperbatasan Israel, untuk nanti pindah bis disana. Kelihatan hubungan Jordan dan Israel kurang baik, tidak seperti perbatasan Entikong-Tebedu di Kalimantan Barat hehehe ....yah bis Indonesia bisa sampai Kuchinglah.

3. Di perbatasan di kantor imigrasi Israel, semua barang bawaan (yang cuma tentengan semua biar ga repot) diperiksa apalagi kalau ada kecurigaan. Dan kecurigaan kepada para muslim yang orang muda lebih ketat, apalagi kalau namanya kayak Arab ! Termasuk yang tertahan lama ya anakku karena dia bermuhrim dengan seorang bernama Moh.Naseh yang dipasportnya tercantum 'policeman' pula....hiiiii ngapain barangkali ya mereka pikir ada pulisi Indonesia mau keluyuran sampai ke Israel....kurang kerjaan hehehe. Jadilah anakku ikut2 mengisi berbagai formulir/questioner entah apa aja isinya ga jelas dan males amat lihatnya juga. Kami tertahan di imigrasi itu lebih dari 4 jam !! Sampai mereka tutup kantor jam 4 sore baru kami juga diizinkan keluar ke Jerusalem. Supir bis yang menjemput (bis Israel) seorang Palestin dan hanya supir bis yang boleh masuk kesitu, guide tidak boleh masuk. Sang supir nyeletuk 'bad security' ...yah dia kan sudah menunggu kami sejak jam 12 siang bo!

4. Kami dibawa ke kota kecil Jerico on the way ke Jerusalem dan yang sudah menyediakan makan siang yang dimakan sore disana, yang katanya menunya halal dan rasanya ......mmmmhm kalo yang ini mulai ada rasa yang 'tidak enak' itu ya....
Kami ditawarkan barang-barang suvenir yang ada disekitar resto itu, tapi ga ada yang selera belanja karena merasa belum sholat lohor dan asyar. Kami minta sang guide yang naik bis nunggu di jalan waktu akan ke resto itu tadi untuk membawa kami ke mesjid.

5. Kami dibawa ke mesjid ...eh makam Nabi Musa yang memang ada di acara tour agak diluar kota diatas bukit terpencil ditengah gurun. Bau onta waktu kami turun bis yang menyengat dan kami buru-buru masuk kedalam lingkungan mesjid itu. Masuk ke mesjid untuk sholat dan didalam mesjid itu yang juga aneh menurut si guide Palestin itu adalah bahwa disitu seolah-olah ada makam nabi Musa itu (ada di foto). Wallahu alam.

6. Setelah selesai sholat dan foto sekitar mesjid, sang guide menyatakan bahwa ada diantara kami yang masih mau kembali ke resto tadi untuk belanja suvenir....hehehe namanya orang usaha ya, pakai bilang begitu ...yah repot juga nih harus belanja, daripada dia ngambek....hahaha mulai deh terasa ilmu Yahudi ya...!!!

7. Setelah dari belanja terpaksa ...beli yang kecil dan murah termasuk beli AQUA yang lebih mahal daripada bensin atau minyak goreng (yang 300ml - $1 !), barulah kami dibawa kehotel 'Jerusalem Gate', karena hari juga sudah mulai malam dan sudah harus makan malam lagi di hotel (sudah dipesan sih...)

Lesson Learn:
1. Jangan sampai pasport dicap Israel karena akan menyusahkan nantinya. Yang dicap hanya dikertas terpisah. Visa juga visa rombongan yang sudah ada sejak berangkat dari Jakarta. Waktu diimigrasi itu juga membuat lama karena visa rombongan tidak diurus sekaligus, ada beberapa tahap dan visaku termasuk yang katanya tidak ada didaftar mereka....hiiii kalo disini bisa diKKN-in kaleee....
2. Jangan bawa barang banyak-banyak kalo kesana supaya tidak repot harus diperiksain bawa apa saja.
3. Selera makan harus siap tidak doyan, tapi harus makan supaya tidak sakit. Makan saja makanan yang jelas bentuknya jangan tanya rasanya...jauuuuuh hehe ada timun rasa cuka asin, tomat, zaitun pahit sampai kalek....itulah yang bisa mendorong rasa nasi yang kebuli berminyak dan daging yang agak-agak prengus bau kambing/onta, jadi ambil saja ayam yang hambar serasa ayam rebus itu.

Click to play Umroh + Aqsho - 5
Create your own photobook - Powered by Smilebox
Make a Smilebox photobook