Sabtu, Oktober 18, 2008

tempat makan yang dilupakan



Mien.....denmas....
Ini tempat makan yang dulu dihebohkan, tapi kok sudah berubah ya, dari NTB ke Menado?
Aku lampirkan juga yang punya Jakarta si Gado-gado Boplo, enak juga siang-siang mungkin ya?

Selasa, September 30, 2008

Selamat Idul Fitri - 1 Syawal 1429 H


Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawal 1429 H
Kepada seluruh kenalan, handai tolan, teman-temin dimanapun anda berada.
Disaat wajah tak sampai berjumpa,
tangan tak mampu berjabatan....
Semoga Blogger ini dapat menjadi media jembatan bersilahturahim mengucapkan:
"Maafkan Lahir dan Bathin" yang terkadang terdengar begitu NAIF ...atas:
segala LISAN yang terucapkan tak terpikirkan akibatnya, yang membawa seribu makna....
segala JANJI yang terabaikan,
segala perasaan HATI yang berprasangka dan
segala TINGKAH LAKU yang menyakitkan hati
maka MAAF dihari yang FITRI ini bagaikan ASA yang mampu menepis segala dosa.

Lihatlah ...kulihat RAMADHAN makin menjauh,
kudekati dan lalu kusapa dia, hendak kemanakah dikau Ramadhan?
Dengan lembut dia berkata: "Daku harus pergi, mungkin jauuuh dan sangat lamaaa....karena itu tolong sampaikan pesanku untuk si MUKMIN bahwa Syawal akan datang sebentar lagi, ajaklah SABAR untuk teman-teman yang berduka, peluklah ISTIQAMAH saat dia kelelahan dalam perjalanan TAQWA, bersandarlah pada TAWADHU saat kesombongan menyerang, ikutilah nasehat dari QURAN & SUNNAH disetiap masalah yang dihadapi. Sampaikanlah terima kasih bagi semuanya karena telah menyambutku dengan suka-cita, sampaikan insyaAllah akan aku sambut semuanya kelak di SURGA dari pintu AR-RAYAN.... amiieen.

Sabtu, Mei 10, 2008

Umroh Plus Aqsho - jilid 10

Tour ke Dead Sea - Laut Mati dari sisi Jordania

1. Kunjungan ke Laut Mati atau Dead Sea ini merupakan City Tour di Amman Jordan, sebelumnya kami sudah diberitahukan bahwa setelah city tour itu kami malamnya langsung ke Bandara untuk terbang ke Bangkok on the way home. Perjalanan menuju Dead Sea ini sebenarnya waktu kami ke Israel sudah kelihatan dan pada jalan yang sama kami menyimpang ke jalan menuju pantai Dead Sea.
Karena dekat Israel mungkin ya...itu pos-pos penjagaan sama seperti di Israel tapi ga segalak di Israel


Ini kayaknya garam bukan karang biasa, foto diambil dari: http://en.wikipedia.org/wiki/Dead_Sea


Jalan menuju Dead Sea kembali kearah Israel

2. Sepanjang jalan kami melihat banyak bendera Jordan dan dari negara lain juga, rupanya sedang ada acara International Rally Mobile dan sepintas aku sempat lihat bendera Indonesia juga ada... siapa ya gerangan yang ikut? Alam dikiri-kanan jalan kembali padang pasir yang gersang dan panas, rasanya ga semangat mau berendam dilaut, bayangkan berangkat dari hotel sudah jam 11, jadi ya sesampai disana sudah waktunya lagi makan siang.


Berderet bendera Jordan karena ada Rally Mobil.


Terlihat secuil bendera Indonesia dikiri?

3. Soal makan siang selama di Jordan mirip di Israel, aku yang biasanya cuma tau rasa makanan itu hanya 2 rasa(yaitu enak ....dan enak sekali) nah disini rupanya ada yang ke-3 yaitu 'ga enak'....!! Tapi demi kesehatan ya dimakan saja, pilih ayam (broiler rasa rebus) kasi bumbu sendiri ada cabe ijo/kuning/merah tambahin acar timun, acar zaitun, nasi berminyak tapi ga rasa uduk, wortel dan buncis godok...gak tau deh itu makanan apaan namanya. Buat ga eneg makan buah pisang dan jeruk...siplah pokoknya sehat.


Sisi sini Laut Mati terlihat asri ya....


Nah yang ini terlihat gersang dan panaaaassss.....

4. Setelah makan karena katanya air laut mati itu berkhasiat untuk kulit dan tulang, kita coba jalan ke laut dan merendam kaki sampai betis dan tangan selama 10-15 menit cukuplah. Jangan sampai kena baju, karena kalau kering nanti jadi keripik....hehehe karena mana sempat nyuci kan mau langsung ke bandara.... Dan bener lho setelah berendam kulit serasa lebih halus. Ini juga rupanya bisa menumbuhkan industri kosmetik di negeri ini, ada tokonya disitu bisa beli berbagai creme, bedak, lotion dan yang mungkin agak mudah dijual garam buat spa, ada aroma lemon, rose, pepermint, lavender....jangan salah ini bukan buat dimakan.


Mereka mencoba membuat taman kurma dan tempat bermain anak-anak di pantai itu, tetapi hiiii panaaaasss sekali


Hehe... kayak penyamun padang pasir di Laut Mati ya....Bye Dead Sea....!!!

NB. Blogger ini ga pake smilebox, karena tadi smileboxnya ga sempat dikirim dan yang tertinggal ya foto2 yang sudah dikompres saja.

Kamis, Mei 08, 2008

Umroh Plus Aqsho - jilid 9

Kembali ke Amman di Jordania

1. Setelah makan pagi di Bethlehem, jemput yang nginep di hotel, kami meneruskan perjalanan kembali kearah Jerusalem untuk meneruskan perjalanan kembali ke Amman - Jordan yang waktu ke Israel hanya numpang lewat saja. Kami berpisah dengan tour guide si Nidal Palestine itu sebelum masuk di batas negara untuk cap paspor (jangan sampai dicap di paspor) ....yang dicap cuma kertas selembar saja. ingat ke lokasi kantor imigrasi Israel yang boleh masuk cuma supir yang terdaftar.....Bye Nidal, Bye Aqsho, bye Bethlehem.....ga tau deh kapan bisa ketemu lagi...kayak mimpi aja!
2. Kembali lihat gurun pasir yang gersang, sebelum masuk dikota Amman sudah disambut senyum King Abdullah Hussein di gerbang kotanya.
3. Karena belum makan siang yang sudah mulai sore kami dibawa makan disuatu resto Chinese....mmmmhm lumayan setelah beberapa hari makan ga ngerti rasanya itu, kayaknya menu semur sayap ayam, tumis taouge, sambel dan ikan asam manis itu uuenak tenan. Alhamdulillah.
4. Kami masuk ke Hotel San Rock .... kembali aku dikasi sekamar bertiga tanpa penjelasan. Kamarnya kurang nyaman, kayak hotel sudah ga keurus. Yang lucu waktu makan malam yang katanya kami sudah dipesan sekalian itu, tidak ada disediakan minum meskipun air putih apalagi teh panas. Sebelum ambil makan prasmanan, kami harus beli dulu air Aqua botol yang harganya $2 (500 cc) mahal ya? Ini juga kan harusnya tanggungan travel....black list deh! Mosok makan sama-sama minum beli sendiri2..?! Untunglah dikamar aku bisa menggunakan traveller teko listrikku, lumayan bawa milo sachet dan nescafe 3 in 1 bisa dinikmati, termos kecil bisa diisi.
5. Malam itu mulai agak ga bisa tidur, ga tau kenapa.....

Click to play Umroh + Aqsho - 9
Create your own scrapbook - Powered by Smilebox
Make a Smilebox scrapbook

My Bethlehem House

Guest House St. Vincent & Jacir Palace Inter-continental Bethlehem

Musim semi di Bethlehem

1. Berhubung waktu kami ke Israel itu ada semacam perayaan umat Kristen Ortodox, maka kami yang seharusnya diinapkan di Hotel Holyland/San Rock Jerusalem tidak mendapat kamar disitu, dan di Jerusalem akhirnya kami dapat semalam di hotel Jerusalem Gate dan semalam lagi di Bethlehem yang terpaksa juga dibagi didua tempat yang berbeda yaitu di St.Vincent Guest House (18 orang) dan di Jacir Palace Inter-continental Bethlehem (6 orang). Ini sudah yang ke-2 malam dari 3 malam yang seharusnya aku dan anakku dapat jatah berdua sekamar diberi bertiga sekamar, dan harusnya ini sudah kami ketahui sebelum berangkat ya (harusnya dapat discount ya? hehe....). Ini salah satu black listku terhadap travelku ini. Karena kita pada perjalanan ibadah.... dicatat saja ya dek Pendi !
2. Karena aku berada di Guest House St. Vincent, maka yang bisa diceritakan agak banyak ya disitu saja, apalagi aku surprise di kamar ada salibnya jadi serasa masih di sekolah DB hehe.... dan tamannya yang penuh bunga-bunga cantik, karena memang sebenarnya bulan April adalah musim semi dinegara 4 musim. Kenyataannya memang di Bethlehem udara agak lebih sejuk daripada di Jerusalem, meskipun katanya secara umum temperatur udara waktu itu agak lebih cepat meningkat dan harusnya temperatur seperti itu terjadi sekitar Juni. Yaaah dampak 'global change' itu terasa membumi!!
3. Cobalah lihat bunga-bunga itu......


Click to play My Bethlehem House
Create your own slideshow - Powered by Smilebox
Make a Smilebox slideshow

Selasa, Mei 06, 2008

Umroh Plus Aqsho - jilid 8

Ke Jerusalem lagi untuk Dome of the Rock dan Aqsho tapi menginap di St.Vincent Bethlehem

1. Kami makan siang disuatu resto Muslim Palestine (hehe kan rombongan umroh) yang juga menjual berbagai suvenir. Tapi lucunya eh anehnya suvenir yang dijual itu sebagian besar adalah untuk oleh-oleh Kristiani, sehingga ya rombongan kami ga begitu berminat untuk membeli. Aku tanya kepenjualnya, kenapa resto anda muslim menjual suvenir Kristen, mereka bilang mereka muslim dan karena pengunjung juga banyak yang Kristen daripada Muslim jadi ya yang dijual lebih banyak yang untuk Kristen.....hehe boleh kok ga haram ya...!!
Yang menarik perhatianku dihalaman gedung resto-suvenir itu cukup asri banyak bunga-bunga dan ada bunga Lavender yang wangi aromanya suka dipakai untuk parfum sabun mandi....mmmhm memang wangi lho! Maklumlah di Arab kan jarang ada bunga ya....

2. Sampai di Jerusalem sebagai tujuan utama adalah Dome of the Rock dan Mesjidil Aqsho yang untuk melihat keseluruhan kami dibawa ketempat 'peninjauan' namanya Mount of Olive untuk foto2 dan panaaaas .....Dengan bis lagi kami mencari lokasi parkir yang paling dekat untuk ke lokasi dua bangunan tersebut. Kalo mau cerita yang lebih panjang lebar bisa klik http://www.sacredsites.com/middle_east/israel/jerusalem.html

3. Di Dome of the Rock itu bisa sholat juga buat Muslim, tetapi yang lebih afdhol ya di Aqsho yang lebih bersejarah walaupun dari penampilan tidak lebih menarik daripada Dome of the Rock itu. Ini memang cara Yahudi mengalihkan perhatian kaum Muslim kata sahibul hikayatnya. Adanya batu gantung (hehe... sebenarnya sih ada goa dibawah batu) katanya sih batu itulah tempat Nabi Muhammad dulu mi'raj ...pake bouroq ya?

4. Di mesjidil Aqsho itu penjagaan tidak seketat di Mekkah atau Madinah, namun Ranti sempat harus pakai mukena supaya bisa masuk padahal bajunya tidak lebih seksi daripada yang lain.....ga ngerti kenapa. ...Mesjid itu tidak terlalu terawat karena yang ngurus kayaknya Palestine, sementara Dome of the Rock diurus Israel. Pahala hitungan sholat di Aqsho 500x daripada mesjid lain.

5. Kami cukup lama istirahat diluar mesjid melihat masyarakat Israel yang dari pasar berdatangan untuk sholat asyar....kami sudah sholat jama' sebelumnya. Pasar yang dimaksud mempunyai pintu tidak jauh dari/ke mesjid itu.... lihat gerbangnya tertulis "Gate of the Cotton Merchant", kesitulah kami masuk seperti masuk ke Kota Tua Jerusalem itu ....melalui lorong pertokoan.
Akhirnya kami diberitahu tempat Nabi Isa Al Masih disalib (keyakinan Kristen) atau mi'raj ke langit (keyakinan Muslim) dan nantinya akan turun kembali kesitu untuk menyampaikan bahwa beliau Isa anak Maryam bukanlah anak Allah......

6. Di depan lokasi tempat nabi Isa itu pun ada Mesjid Umar (Sayidina Omar) yang beberapa jamaah bisa sholat sunnah disitu. Menaranya cukup tinggi dan letaknya ditengah pasar kota tua itu.

7. Setelah itu kami kembali ke Bis yang sudah menunggu untuk membawa ke Bethlehem menginap di Guest House St. Vincent. Kelihatannya Guest House ini pemiliknya Katholik, dikamar ada salib, tapi lucunya kami juga bisa mendengar adzan dengan jelas. Memang katanya penduduk Bethlehem ini 50% Katholik dan 50% Islam. Mereka akur-akur saja sebagai Palestine. Ini malam terakhir di Israel.

Lesson learn:
Buatku Israel sebetulnya cukup nyaman kecuali ya ...itu masalah security amrik yang dimana-mana kita suka diperiksa, tapi karena HP dan Kamera ga masalah ya ga masalahlah yaauuw.... ga kayak di Arab itu hehe....

Click to play Umroh + Aqsho - 8
Create your own slideshow - Powered by Smilebox
Make a Smilebox slideshow

Minggu, Mei 04, 2008

Umroh Plus Aqsho - jilid 7

Kota Bethlehem - Ziarah Kristiani

1. Hari kedua di Israel termasuk ziarah ke Bethlehem, kota yang sama-sama diyakini baik oleh umat Nasrani, Yahudi dan Muslim sebagai kota kelahiran Nabi Isa Al Masih atau Jesus Kristus. Di Kota ini kami mengunjungi suatu gereja tua yang diyakini sebagai lokasi tempat kelahiran sang Nabi. Gereja terbuka untuk umat berbagai agama tersebut dan tanpa merasa terganggu, kebaktian oleh umat yang biasa melakukan pada suatu gereja tetap mereka lakukan disitu.

2. Tempat kelahiran sang Nabi itu terletak di lantai terbuka yang mungkin sewaktu-waktu juga bisa ditutup dengan papan. Sementara diluar gereja diteras juga ada tangga turun kebawah tanah yang ditutup dengan terali besi, kelihatannya itu merupakan pintu ke tempat yang sekarang tidak dibuka untuk umum.

3. Untuk bangunan yang lebih baru dan rapi diluar gereja terdapat taman dan gereja baru yang tidak untuk umum apalagi kalau sedang ada kebaktian. Disitu seperti umumnya gereja Katholik terdapat patung-patung Maria dan Santo lainnya. Ada satu patung ditengah taman (ada difotoku) entahlah itu maksudnya patung siapa yang dikakinya ada tengkorak kepala kalau diperhatikan. Ada yang bisa menjelaskan maksudnya?

4. Dari Bethlehem kami kembali lagi ke Jerusalem...lihat Umroh Plus Aqsho - Jilid 8.

Click to play Umroh + Aqsho - 7
Create your own photobook - Powered by Smilebox
Make a Smilebox photobook